PKR tidak terikat dengan tuntutan Otai Reformis, kata Saifuddin
In Other Media

PKR tidak terikat dengan tuntutan Otai Reformis, kata Saifuddin

PUTRAJAYA: PKR tidak terikat dengan pendirian apa pun yang dibuat oleh kelompok veterannya Otai Reformis 1998, termasuk rencananya untuk mengadakan protes jalanan, seandainya presiden partai Datuk Seri Anwar Ibrahim tidak menjadi Perdana Menteri pada bulan Mei.

Sekjen PKR Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail mengatakan kelompok itu bukan bagian dari struktur partai.

“Kami tidak terikat dengan pendirian mereka. Yang saya pegang adalah keputusan yang dibuat oleh dewan pimpinan pusat dan biro politik,” katanya kepada wartawan usai menghadiri penyerahan penghargaan pelayanan prima Perdagangan dan Konsumen Dalam Negeri, Kamis (20 Februari).

Sekretaris Otai Reformis 1998 Abdul Razak Ismail mengatakan bahwa tidak boleh ada penundaan lagi dalam menyerahkan jabatan perdana menteri kepada Anwar, menambahkan bahwa kesepakatan untuk Tun Dr Mahathir Mohamad menjadi Perdana Menteri selama dua tahun harus dihormati.

Rombongan sedang mempersiapkan nota untuk disampaikan kepada partai-partai komponen Pakatan Harapan dalam rapat dewan kepresidenan Jumat ini (21 Februari).

Pemuda PKR Selangor juga menyerukan tanggal konkret yang akan ditetapkan untuk transisi kekuasaan.

Ditanya apakah akan ada pertemuan pra-dewan sebelum pertemuan pada hari Jumat, Saifuddin mengatakan dia tidak mengetahuinya tetapi akan ada pertemuan antara sekretariat Pakatan dan para pemimpin negara.

“Pertemuan itu untuk memberi pengarahan kepada para pemimpin Pakatan di tingkat negara bagian tentang apa yang diminta dari mereka. Salah satu hal yang kami ingin mereka lakukan adalah turun ke lapangan dan menyebarkan informasi kepada masyarakat tentang apa yang telah dilakukan pemerintah.

“Kami dengan cepat turun ke lapangan dan menarik perhatian rakyat sebelum kami menjadi pemerintah dan kami harus terus melakukannya – terlebih lagi sekarang kami adalah pemerintah,” katanya.

PKR, Otai Reformis 1998, Perdana Menteri, Anwar Ibrahim, Dr Mahathir Mohamad, Saifuddin Nasution Ismail, Abdul Razak Ismail


Posted By : no hk hari ini