Pelajar Nigeria meninggal karena sebab alami saat dalam tahanan, aturan koroner
In Other Media

Pelajar Nigeria meninggal karena sebab alami saat dalam tahanan, aturan koroner

KUALA LUMPUR: Meninggalnya mahasiswa doktoral Nigeria Thomas Orhions Ewansiha pada Juli 2019 disebabkan oleh sebab alamiah, demikian putusan Pengadilan Koroner.

Koroner Mahyon Talib mengatakan berdasarkan keterangan saksi, Ewansiha meninggal dunia akibat serangan jantung yang dideritanya saat mendekam di Depot Imigrasi Bukit Jalil.

Tidak ada bukti yang jelas bahwa kematiannya karena kelalaian atau unsur kriminal, tambahnya, Jumat (12 November).

“Menurut salah satu saksi, jika almarhum segera diberikan perawatan, kemungkinan kematiannya bisa dihindari.

“Namun tidak dapat dipungkiri bahwa pihak Imigrasi juga berusaha menyelamatkan almarhum dengan memanggil ambulans dan melakukan cardiopulmonary resuscitation (CPR) padanya,” katanya.

Ewansiha, yang berusia 33 tahun pada saat kejadian, meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil.

Mahyon mengatakan berdasarkan pernyataan paramedis, upaya dilakukan untuk menyelamatkan almarhum dan hal yang sama juga diceritakan secara rinci oleh teman satu sel almarhum serta tahanan lain di sel yang berlawanan.

Pengacara Rajesh Nagaran, mewakili keluarga Ewansiha, mengatakan kepada wartawan setelah persidangan bahwa mereka akan mengajukan banding atas keputusan tersebut dan juga mengajukan gugatan perdata terhadap Departemen Imigrasi.

“Ewansiha diberikan obat resep dan perawatan medis oleh individu yang tidak memenuhi syarat. Kami percaya ini sebabnya dia mengalami serangan jantung. Kami setuju dengan koroner bahwa almarhum meninggal karena sebab alami.

“Tapi dia tidak diberikan perawatan yang tepat yang secara tidak langsung menyebabkan kematiannya,” kata pengacara itu.

Media sebelumnya melaporkan bahwa Ewansiha termasuk di antara 20 orang asing yang ditangkap dalam operasi terpadu pada 4 Juli 2019 di Desa Aman Puri sini. – Bernama


Posted By : no hk hari ini