M’sia akan mendapatkan lebih dari RM40 miliar dalam pendapatan ekspor jika meratifikasi RCEP pada akhir tahun, kata Azmin Ali
Asean+

M’sia akan mendapatkan lebih dari RM40 miliar dalam pendapatan ekspor jika meratifikasi RCEP pada akhir tahun, kata Azmin Ali

KUALA LUMPUR: Malaysia akan memperoleh peningkatan lebih dari RM40 miliar dalam pendapatan ekspor jika meratifikasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) pada akhir tahun, kata Datuk Seri Mohamed Azmin Ali.

“Berdasarkan studi oleh Malaysia External Trade Development Corporation (Matrade), negara akan melihat peningkatan pendapatan ekspor sebesar RM44 miliar per tahun jika RCEP diratifikasi pada akhir tahun ini.

“Selain itu, industri lokal juga akan mendapatkan keuntungan dari akses pasar yang lebih luas dan konsesi tarif,” kata Menperin saat menjawab pertanyaan tambahan yang diajukan oleh Datuk Seri Azizah Mohd Dun (PN-Beaufort) di Dewan Rakyat, Kamis (Nov). 25).

Azizah ingin tahu apa kerugian bangsa jika tidak meratifikasi RCEP tepat waktu.

Azmin mengatakan bahwa sangat penting bagi Malaysia untuk meratifikasi RCEP, karena akan menjadi katalis untuk pemulihan ekonomi di tengah dampak buruk pandemi terhadap perekonomian.

“Dalam KTT Asean baru-baru ini sekitar dua minggu lalu, Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, yang mewakili negara itu, memberikan komitmen kepada Asean bahwa kami akan meratifikasi RCEP pada akhir Desember,” tambahnya.

Azmin mencatat bahwa RCEP akan mulai berlaku 60 hari setelah 1 Januari tahun depan, setelah setidaknya enam anggota Asean dan tiga teman dari zona perdagangan bebas Asean, menyerahkan instrumen ratifikasi mereka ke sekretariat Asean.

Per 2 November, dia mengatakan 10 negara yakni Singapura, China, Jepang, Brunei, Kamboja, Laos, Thailand, Vietnam, Selandia Baru, dan Australia telah meratifikasi RCEP.

Ditanyakan oleh Wong Hon Wai (PH-Bukit Bendera) apakah ada waktu yang cukup untuk mengubah undang-undang yang diperlukan agar Malaysia dapat meratifikasi RCEP tepat waktu, Azmin mengatakan masalah tersebut saat ini sedang diselesaikan oleh Kejaksaan Agung.

“Kemudian akan dibawa ke DPR untuk disetujui pada akhir tahun ini sebelum pemerintah menyerahkan instrumen ratifikasi ke sekretariat Asean,” tambahnya.

Wong menyayangkan lambatnya kemajuan negara dalam meratifikasi RCEP ketika beberapa negara Asean telah melakukannya.

Rapat Dewan Rakyat saat ini dijadwalkan berakhir 16 Desember ini, tetapi ada proposal untuk memperpanjangnya dua hari lagi.


Posted By : data keluaran hk