Kasus kejahatan turun 21,4% pada tahun 2020, kata laporan DOSM
Nation

Kasus kejahatan turun 21,4% pada tahun 2020, kata laporan DOSM

KUALA LUMPUR: Kasus kekerasan dan kejahatan properti telah menurun 21,4% pada tahun 2020 dari 83.456 menjadi 65.623, kata Kepala Statistik Datuk Seri Dr Mohd Uzir Mahidin (gambar).

Dia mengatakan kejahatan kekerasan turun 19,5% menjadi 13.279 kasus pada 2020 sementara kejahatan properti turun 21,8% menjadi 52.344 kasus pada periode yang sama tahun 2019.

“Penurunan kasus pidana antara lain karena pembatasan kegiatan sosial dan lintas batas wilayah dan negara sesuai dengan Movement Control Order (MCO).

“Selain itu, kegiatan penegakan yang lebih ketat oleh otoritas dan kesadaran masyarakat dalam meningkatkan perlindungan dari ancaman kejahatan,” katanya dalam sebuah pernyataan, Jumat (26 November).

Mohd Uzir mengatakan, berdasarkan catatan kasus tindak pidana kekerasan yang dilakukan oleh wilayah administrasi, Seremban, Negeri Sembilan mencatat persentase penurunan tertinggi pada tahun 2020 dengan 40,6% menjadi 326 kasus dari 549 kasus pada tahun 2019.

Disusul Johor Bahru (-36,7%) dan Melaka Tengah (-26,3%), sedangkan untuk kejahatan properti, Seberang Perai Tengah, Penang mencatat penurunan tertinggi sebesar 35,8% menjadi 982 kasus pada 2020 dari 1.529 kasus pada 2019.

Mohd Uzir mengatakan, di sisi lain, jumlah pengaduan kejahatan siber yang diterima Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia pada 2020 meningkat 99,5% menjadi 20.805 pengaduan dibandingkan 10.426 pada 2019.

Ia menambahkan, peningkatan pengaduan tertinggi terjadi untuk unsur palsu yaitu 117,6% menjadi 6.637 pada 2020 dari 3.050 pada tahun sebelumnya.

DOSM pada hari Jumat menerbitkan Statistik Kejahatan, Malaysia, 2021, yang terdiri dari delapan statistik kejahatan terpilih, yaitu indeks kejahatan, narkoba, korupsi, lingkungan, pelanggaran lalu lintas, kejahatan dunia maya, kejahatan maritim dan fasilitas pemasyarakatan. – Bernama


Posted By : keluaran hk hari ini tercepat