Covid-19: 486 kasus varian Delta terdeteksi dari 10-14 Januari, kata Ditjen Kesehatan
Asean+

Covid-19: 486 kasus varian Delta terdeteksi dari 10-14 Januari, kata Ditjen Kesehatan

PETALING JAYA: Ada 486 kasus varian Delta Covid-19 yang tercatat dari 10 Januari hingga 14 Januari, kata Direktur Jenderal Kesehatan Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah.

Dr Noor Hisham juga mengatakan Institut Kesehatan dan Pengobatan Komunitas Universiti Malaysia Sarawak mengidentifikasi 317 kasus varian Delta yang dikategorikan sebagai Variant of Concern (VOC).

Dia menambahkan bahwa Fakultas Kedokteran Universiti Malaya, Institut Farmakogenomik Integratif, dan Institut Biologi Molekuler Medis Universiti Kebangsaan Malaysia masing-masing mengidentifikasi 84, 58, dan 27 kasus baru, yang juga merupakan varian Delta.

“Hal ini membuat kumulatif kasus terinfeksi virus SARS-CoV-2 yang masuk kategori VOC dan Variant of Interest (VOI) sebanyak 6.246 kasus.

Dari jumlah tersebut, 6.226 kasus merupakan VOC, sedangkan 20 kasus merupakan VOI, katanya dalam keterangannya, Jumat (14/1).

Sampai saat ini, Dr Noor Hisham mengatakan untuk VOC ada 5.726 kasus varian Delta, 253 (Omicron), 233 (Beta) dan 14 (Alpha).

Untuk kasus VOI, kata dia, ada 13 kasus varian Theta, empat (Kappa) dan tiga (Eta).

Secara terpisah, Dr Noor Hisham mengatakan negara itu mencatat 3.346 kasus baru, di mana 3.079 kasus adalah transmisi lokal dan 267 kasus diimpor.

“Dari 3.346 kasus yang dilaporkan hari ini, 49 kasus (2%) berada di Kategori Tiga, Empat dan Lima, sedangkan 3.297 kasus (98%) terdiri dari Kategori Satu dan Dua,” katanya.

Dr Noor Hisham menambahkan, total kesembuhan hari ini 3.052, sehingga kumulatif kesembuhan menjadi 2.729.943.

Dia menambahkan ada 204 kasus dalam perawatan intensif, dengan 95 kasus membutuhkan dukungan ventilator.

Ada juga tiga cluster baru yang dilaporkan, sehingga kumulatif cluster aktif di negara itu menjadi 172.


Posted By : data keluaran hk