Bank Negara akan memberlakukan Undang-Undang Kredit Konsumen pada tahun 2022
Asean+

Bank Negara akan memberlakukan Undang-Undang Kredit Konsumen pada tahun 2022

KUALA LUMPUR: Bank Negara Malaysia (BNM) bekerja untuk memberlakukan Undang-Undang Kredit Konsumen pada tahun 2022, dengan tujuan memperkuat pengaturan peraturan untuk semua kegiatan kredit konsumen, termasuk penyedia skema “Beli Sekarang Bayar Nanti”.

Gubernur Bank Negara Malaysia Datuk Nor Shamsiah Mohd Yunus mengatakan bank sentral akan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komisi Sekuritas (SC) untuk memberlakukan undang-undang tersebut.

Dia mencatat bahwa BNM terlibat dengan otoritas terkait untuk memantau perkembangan dan mendidik masyarakat tentang skema BNPL, namun porsi kredit untuk rumah tangga dan skema tetap kecil.

“Untuk sembilan bulan pertama tahun ini, total nilai transaksi diperkirakan sekitar 0,05 persen dari total pinjaman rumah tangga.

“Skema ini telah meningkat, tidak hanya di Malaysia, tetapi juga di negara lain dan ada kekhawatiran yang sah bahwa skema tersebut dapat mendorong konsumen untuk membelanjakan di luar kemampuan mereka, dengan utang mahal yang mungkin tidak dapat mereka bayar, dan sebagian besar Skema BNPL di Malaysia ditawarkan oleh non-bank,” katanya.

Nor Shamsiah seperti dikutip dalam konferensi pers bersama oleh BNM dan Departemen Statistik Malaysia (DOSM) tentang kinerja PDB kuartal ketiga (Q3) 2021 Malaysia di sini pada hari Jumat.

Dia juga menyarankan warga Malaysia untuk membaca syarat dan ketentuan dengan hati-hati, terutama biaya dan biaya, untuk membayar angsuran secara penuh tepat waktu untuk menghindari hukuman, dan untuk melacak komitmen masing-masing BNPL untuk memastikan pengelolaan utang yang tepat.

Pembentukan Undang-Undang Kredit Konsumen, yang diumumkan pada Anggaran 2021, bertujuan untuk memberikan kerangka peraturan bagi penerbitan kredit konsumen sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penyedia kredit non-bank.

Federasi Asosiasi Konsumen Malaysia telah lama mengadvokasi UU ini untuk memperkuat perlindungan konsumen di sektor keuangan. – Bernama


Posted By : data keluaran hk